Sejarah HTML



Dunia internet semakin hari semakin mengalami perkembangan yang sangat pesat. Berbagai pihak turut serta menyumbangkan pemikiran untuk kemajuan teknologi komunikasi global tersebut. Dan banyak pihak semakin di untungkan dengan banyaknya penemuan-penemuan baru. Salah satu contohnya adalah dahulu untuk membuat sebuah website atau blog, orang harus tahu tentang bahasa pemrograman HTML. Tapi kini untuk membuat sebuah blog atau website siapapun bisa membuatnya dalam sekejap, bahkan dalam hitungan menit sebuah blog atau website sudah bisa di buat oleh siapapun berkat penemuan para pengembang teknologi internet.
   Namun tidak ada salahnya kalau kita mengenal sekilas tentang sejarah lahirnya internet, dan memahami bahasa pemrogramannya secara garis besar. Internet di bangun dengan menggabungkan bahasa-bahasa program yang rumit yang terintegrasi, bahasa program yang di pakai adalah HTML.

Mengenal sejarah lahirnya HTML

Hyper Text Markup Language atau biasa di singkat HTML adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web.
Menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah penjelajah web internet (web browser) dan format hypertext sederhana yang ditulis kedalam file berformat ASCII agar dapat menghasilkan tampilan dengan wujud yang terintegerasi antara satu sama lain. Dengan kata lain, berkas yang dibuat dalam perangkat lunak pengolah kata dan disimpan kedalam format ASCII normal sehingga menjadi home page dengan perintah-perintah HTML.

Bermula dari sebuah bahasa yang sebelumnya banyak digunakan di dunia penerbitan dan percetakan yang disebut dengan SGML ( Standard Generalized Markup Language ), HTML adalah sebuah standar yang digunakan secara luas untuk menampilkan halaman web. HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C). HTML dibuat oleh kolaborasi antara Caillau TIM dengan Berners-lee robert ketika mereka bekerja di CERN pada tahun 1989 (CERN adalah lembaga penelitian fisika energi tinggi di Jenewa).

    Tahun 1980, IBM, perusahaan komputer tertua didunia mulai memikirkan untuk membuat suatu dokumen yang dapat mengenali setiap elemen dari dokumen dengan suatu tanda atau kode tertentu. IBM kemudian mengembangkan suatu jenis bahasa yang menggabungkan teks dengan perintah-perintah pemformatan dokumen. Bahasa ini dinamakan Markup Language, sebuah bahasa yang menggunakan tanda-tanda atau kode tertentu sebagai basisnya. IBM menamakan sistemnya ini sebagai Generalized Markup Language atau GML.
    
Tahun 1986, ISO menyatakan bahwa IBM memiliki suatu konsep tentang dokumen yang sangat baik, dan kemudian mengeluarkan suatu publikasi ( ISO 8879 ) yang menyatakan markup language sebagai standar untuk pembuatan dokumen-dokumen. ISO membuat bahasa ini dari GML milik IBM, tetapi memberinya nama lain, yaitu SGML ( Standard Generalized Markup Language ).

ISO dalam publikasinya meyakini bahwa SGML akan sangat berguna untuk pemrosesan informasi teks dan sistem-sistem perkantoran. Tetapi diluar perkiraan ISO, SGML dan terutama subset dari SGML, yaitu HTML juga berguna untuk menjelajahi internet. Khususnya bagi mereka yang menggunakan World Wide Web (WWW). Versi terakhir dari HTML adalah HTML 4.01, meskipun saat ini telah berkembang XHTML yang juga merupakan pengembangan dari HTML


(Sumber : Wikipedia.org)


Artikel Terkait:

Tidak ada komentar:

adf.ly - shorten links and earn money!
 
Support : DEJAVANTA | KARYA MANDIRI
Copyright © 2010. D E J A V A N T A - All Rights Reserved
Template by Creating website Modify by DEJAVANTA
Proudly powered by Blogger